Kabar Terkini

Iklan

Iklan

Pendidikan

Ekonomi

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

 Musim kemarau Warga Desa Penakir Pemalang  Butuh Bantuan Air Bersih
Dibaca 0 kali

By On 11:16 AM


Pemalang , musim Rabu 23/10/2019 kemarau yang sudah sekian lama membuat warga Desa  Penakir kecamatan  Pulosari Kabupaten Pemalang Jawatengah kesusahan air bersih, warga yang tidak mampu membeli air dalam memenuhi kebutuhan air mesti menunggu  bantuan dari para Dermawan.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Agus Riadi Kepala Desa Penakir rabu 23/10 saat saat di temui di kantor Balaidesa mengatakan, kami masih membutuhkan uluran tangan bantuan air dari para Dermawan, karena  hujan belum juga turun di wilayah Desa Penakir, sehinga warga yang kurang mampu sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan, tuturnya.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Raji perangkat Desa Penakir dirinya mengatakan setelah hujan sekali kemaren sudah tidak ada lagi bantuan yang datang, tuturnya kepada media.

Sedangkan Penakir merupakan Desa yang luas dengan penduduk yang banyak dan pendapat perkapita yang minim, pungkasnya kepada media (sk)

 Pemdes Kalimas Gelar KEMAH WONG DESA  Guna Jalin Silaturrahmi
Dibaca 0 kali

By On 2:50 PM



Pemalang, Pemerintah Desa Kalimas Kecamatan Randungkal Kabupaten Pemalang Jawatengah, berencana menggelar kemah (KEMAH WONG DESA) bersama masyarakat desa  Jumat 23/8/2019 di lapangan Desa Kalimas  guna menjalin hubungan silaturrahmi dengan masyarakat Desa.

Di temui di kantor Balaidesa Kalimas Mujiyono Kepala Desa kalimas memaparkan dengan di namai KEMAH WONG DESA rencana diadakan Kemah bersama masyarakat dengan peserta dari berbagi eleman masyarakat seperti Karangtaruna, juga dari komonitas trabas dan juga masyarakat umum lainya.tuturnya

Dirinya berharap adanya kegiatan ini bisa menambah jalinan silaturrahmi yang kuat dan bisa menjaga kearifan lokal antara masyarakat Desa,dan juga  kegiatan ini akan diagendakan untuk tiap tahun, paparnya kepada media selasa 20/8/2019

Muhamad Sis Camat Randudongkal juga membenarkan akan diadakan Kemah bersama tersebut dan ini diagendakan yang pertama dan jika sukses akan jadi agenda tahunan, jelasnya saat bincang bincang dengan awak media di kantor Balaidesa Kalitorong selasa 20/8.(sk)

Puncak Peringatan Hari Koperasi Ke 72 di Kabupaten Pemalang, Bupati Pemalang: "Koperasi Harus Bisa Menjadi Mesin Pendongkrak Perekonomian Warga Masyarakat"
Dibaca 0 kali

By On 2:18 PM

Wakil Bupati Pemalang, H. Martono., ketika membacakan sambutan Bupati Pemalang, DR. H. Junaidi SH, MM., dalam acara Resepsi Puncak Peringatan Hari Koperasi ke 72 di Pendopo Kabupaten Pemalang (31/7).
Pemalang - Mengambil Tema "Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Indonesia 4.0" "Yang Memerdekakan Rakyat Indonesia Hanya Koperasi", Bupati Pemalang berpesan agar koperasi sebagai salah satu penyedia jasa keuangan, harus bisa jadi mesin pendongkrak perekonomian warga masyarakat di Era Revolusi Indonesia 4.0

"Pada kesempatan ini, saya atasnama Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap agar koperasi bisa mendongkrak perekonomian warga masyarakat", ungkap Bupati Pemalang DR. H. Junaidi SH,MM., dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Pemalang H. Martono (31/7).

Tidak hanya itu saja, Bupati Pemalang juga berpesan jika sebagai salah satu sarana perputaran perekonomian, koperasi juga harus bisa memberikan kemudahan dan keringanan suku bunga pinjaman bagi para warga masyarakat agar tidak merasa terbebani oleh besarnya suku bunga pinjaman.

 "Sebagai sarana simpan pinjam, koperasi juga harus bisa mempermudah warga dalam kebutuhan keuangan dan juga tidak memberikan suku bunga pinjaman yang dirasa memberatkan warga masyarakat," katanya.

Sementara itu, menurut Kepala Kantor Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian, Hepi Priyanto, pihaknya berterima kasih karena dengan hadirnya koperasi di Kabupaten Pemalang, turut membantu para warga masyarakat yang membutuhkan suntikan dana dan juga membantu perputaran ekonomi warga.

"Terima kasih pada semua koperasi yang ada di Kabupaten Pemalang. Karena tidak hanya membantu dalam perputaran perekonomian warga masyarakat, koperasi juga membantu dalam hal suntikan dana bagi warga masyarakat," imbuhnya.

Kegiatan resepsi peringatan hari koperasi yang diselenggarakan hari ini, juga ditampilkan tarian Selendang Pemalang. (Dentang)

Kades Banglarangan Dilantik Bupati Pemalang
Dibaca 0 kali

By On 10:00 PM

Pemalang - Senin ( 29/07/ 2019) dimulai pukul 10.30 Wib s.d 11.10 wib dan bertempat di Aula Balai Desa Banglarangan Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Bupati Pemalang Dr. H. Junaedi SH., MM melakukan pengambilan sumpah dan pelantikan Kepala Desa antar waktu terpilih Desa Banglarangan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang.

Menjadi saksi dalam kegiatan tersebut Drs. Mulyanto MAP Camat Ampelgading dan Drs. Tutuko Raharjo Kepala Dispermades Kabupaten Pemalang serta dihadiri oleh Purjanto SH ( Kakesbangpol Pemlang ) , Drs. Wahyu Sukarno ( Kasatpol PP Pemalang), para OPD Kabupaten Pemalang, Muspika Kecamatan Ampelgading Kapten lnf. Mukahir ( Danramil 07/Ampelgading ), AKP lmam Hanafi S.Ag ( Kapolsek Ampelgading ), Pejabat Kades lama Mundofar, Kades terpilih Parchah, para Kepala Desa se Kecamatan Ampelgading, BPD, LPMD, PKK ,Toga, Tomas dan Toda Desa Banglarangan

Bupati Pemalang Dr. H. Junaedi SH., MM dalam sambutannya menyampaikan, hari ini merupakan hari yang sangat istimewa bagi kita semua khususnya bagi Desa Banglarangan karena hari ini telah dilantik kepala desa baru yang dipilih melalui musyawarah desa sehingga kepala desa antar waktu dapat terlaksana dengan baik. Pemilihan kepala desa antar waktu di laksanakan atas dasar musyawarah mufakat, untuk itu saya ucapkan terimakasih kepada segenap masyarakat Desa Banglarangan sehingga pemilihan kades antar waktu dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan Pancasila.

"Kepada kepala desa yang baru saja dilantik diharapkan agar segera melakukan konsolidasi internal, menyesuaikan diri dengan perangkat desa serta laksanakan apa yang menjadi program-program pembangunan desa serta diharapkan kepala desa yang baru untuk bekerja sesuai dengan aturan aturan yang berlaku dan tidak melakukan pelanggaran hukum sehingga apa yang menjadi cita-cita dalam upaya membangun dan mensejahterakan masyarakat dapat tercapai dengan baik",pungkas Bupati.

Diwawancarai seusai pelantikan, Camat Ampelgading Drs. Mulyanto mengatakan bahwa yang disampaikan oleh Bupati Pemalang sudah komplit, apalagi masyarakat Desa Banglarangan benar-benar mendahulukan musyarawarah untuk mencapai mufakat sesuai dengan Pancasila sila ke 4 oleh karena bisa menjadi contoh kegiatan serupa dalam mengambil keputusan.

( Joko Longkeyang )

Ratusan GP. Ansor PCWarungpring Ikuti Gelar Pasukan
Dibaca 0 kali

By On 9:20 PM

Pemalang - Bertempat di lapangan olah raga Desa Pakembaran Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah sejumlah 300 anggota GP Ansor menggelar apel pasukan. Gelar Apel pasukan yang dilaksanakan pada pada pertengahan Ji 2019 dalam rangka pelantikan seluruh GP Ansor ranting se Kecamatan Warungpring.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut PC GP Ansor, Muspika Warungpring, MWC NU Warungpring, Badan otonom (Banom) NU dan pengurus PAC NU wilayah Pemalang selatan.

Sahabat Mohamad Masruri yang juga sekertaris PC GP Ansor Kabupaten Pemalang bertinfak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya inspektur upacara menegaskan ada 3 point penting yang harus dicatat sebagi kader ansor banser.

"Yang pertama, usia gerakan pemuda ansor sudah sangat tua yakni 85 tahun, ansor sangat paham dan sadar bahwa tantangan kedepan akan semakin dinamis dalam mengawal keutuhan NKRI yang didalamnya kader-kader ansor banser ikut berjuang untuk memerdekakan NKRI ini oleh karena itu kader ansor banser wajib mengingat sumpah baiat untuk tetap tunduk dan patuh kepada PD/PRT dan pimpinan, kader ansor banser wajib satu komando, tidak boleh ada kader ansor banser melakukan kegiatan di luar komando dan harus mengetahui perintah pimpinan, karena ini modal kita sahabat-sahabat, ini yang membedakan antara kader dengan simpatisan, kita ini organisasi kader, dan derajat kader di atas simpatisan, organisasi kader itu berbeda dengan organisasi massa, jika organisasi massa yang dihitung adalah jumlah kepala, akan tetapi kalau organisasi kader yang di hitung adalah berapa jumlah kepala. Maka seluruh kader ansor banser harus terus meningkatkan kompetensi dan komitmen untuk menjadi kader profesioanal dan handal", tegas Masruri.

Masih kata Masruri, yang kedua, tugas kader-kader ansor banser hari ini tidak hanya mengawal kyai atau ulama kita di dunia nyata saja, tetapi ada tugas tambahan yakni mengawal dan menjaga marwah kyai dan ulama kita di dunia maya juga, kita tentu melihat betapa hari ini ujaran kebencian yang selalu menyudutkan NU dan kyai-kyai kita di medsos begitu massif, maka kader ansor banser harus bisa mengimbangi dan mengcounter, melawan dan bisa mendeteksinya, yang melanggara UU ITE kita laporkan ke aparat yang berwenang dalam hal ini POLRI, maka kucinya kader ansor banser hari ini harus melek IT.

Diakhir sambutannya Sekertaris PC Ansor menegaskan, yang ketiga, kita tau bersama bahwa HTI telah di nyatakan sebagai organisasi terlarang di Indonesia, ansor banser berkontribusi dalam pembubarannya, namun kita tidak boleh lengah karena meskipun HTI dibubarkan secara organisasi oleh pemerintah tetapi secara ideologi HTI masih berkeliaran, ansor banser harus tetap waspada menjaga NKRI dari rongrongan kelompok yang ingin mengganti ideologi Negara dengan selain pancasila, sahabat-sahabat siap….!!! ,"( pekik Masruri) sambil mengakhiri sambutannya.

Dan disambut dengan pekik para peserta apel dengan penuh semangat.(Joko Longkeyang)

Bupati  Pemalang Resmi Tandai Giat Aksi Peduli Pantai Tagana Prov Jateng Diwisata Pantai Indah Kaliprahu
Dibaca 0 kali

By On 8:29 AM

Jurnalpemalang.com Jateng-  Pagi yang cerah mewarnai pesisir pantai yang bercampur sepoi angin hingga ranting cemara turut bergoyang jadi saksi di Moment itu.

Minggu 28 Juli 2019, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, berkemah bareng tim TAGANA (Taruna Tanggap Bencana) ex- Karisidenan Pekalongan dan Banjarnegar, di Pesisir Pantai Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang.                  .                      
Dalam rangka bhakti sosial yang bertemakan "Peduli Pantai Nusantara",  yang diikuti sejumplah 235 peserta dari berbagai Daerah di Jawa Tengah. Seperti dari  Pemalang sendiri sejumplah 84 personil, dari Kota Pekalongan 22 personil, dari Kabupaten Pekalongan 40 personil, dari Kabupaten Batang 18 personil, dari Kabupaten Tegal 20 personil dan dari Kota Tegal 5 personil, dari Kabupaten Brebes 25 personil, kemudian ditambah 21 personil dari Kabupaten Banjarnegara.

Aksi Reboisasi penghijauan meliputi berbagai titik pantai dan saluran sungai sekitar lokasi.

Rangkaian acara yang dibuka langsung oleh Bupati Pemalang, Dr. H Junaedi, SH, MH dalam sambutannya disampaikan, Tagana jaman now adalah Tagana yang mampu membangun jejaring dengan semua pihak, "Karena penanganan bencana membutuhkan sinergi, bukan kekuatan atau kemampuan orang perorang," katanya.

"Sehingga jejaring Tagana Zaman Now pun harus luas dan komprehensif dalam rangka memberikan pelayanan kepada korban bencan alam," harapnya.

Dan kembali diungkapkan bahwa seorang Tagana massa kini dituntut untuk memiliki ketokohan dan etos kerja sehingga masyarakat maupun unsur jajaran yang bekerjasam, memiliki kepercayaan yang tinggi kepada Tagana, "Seperti Tagana teman masyarakat perlindungan untuk semua atau TTM plus yang merupakan modal pendekatan kepada masyarakat antara lain melalui "Tagana Goes To School" telah dilaksanakan pada hari Sabtu lalu, maupun kegiatan bhakti sosial dan penghijauan pada hari ini dengan penanaman pohon Cemara laut," tutur bupati depan Publik.

Usai sambutan Bupati Junaedi  membuka secara simbolis, pada Minggu (28/7) menandai pasca dimulainya aksi tanam diberbagai titik yang sudah dikordinasikan sebelumnya oleh Tim tagana.*

Reportee : rae
Editor      : oji

 Lantunan Sholawat Warnai Peresmian Mushola Al Mu'minin
Dibaca 0 kali

By On 5:50 AM

Kepala Desa Sokawangi, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah., memotong pita sebagai tanda diresmikannya Mushola Al Mukminin (27/7)
Pemalang - Lantunan Nada Sholawat serta Salam, terdengar merdu merasuk kedalam jiwa raga. Lantunan nada Sholawat dan Salam dari grup hadroh tampak mengiringi langkah pasti warga masyarakat Desa Sokawangi, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, yang berduyun duyun mendatangi lokasi acara pengajian akbar dalam rangka peresmian Mushola Al Mukminin.
Tidak hanya itu saja. Para warga masyarakat yang berasal dari berbagai penjuru tempat itu tampak antusias ingin berjumpa dan mendengar tauziah penyejuk iman yang disampaikan oleh Ustadzah Mumpuni Handaya Yekti. Salah satu Ustadzah jebolan salah satu akademi yang diselenggarakan salah satu stasiun tv swasta.

Pengurus Paguyuban Berkah Sedekah Pemalang, Indah (Hijab warna abu abu, menggunakan kacamata), berfoto bersama 20 anak yatim piatu, setelah memberikan santunan, di Dusun Kauman, Desa Sokawangi, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. (27/7)
"Saya datang kesini untuk menyaksikan tauziah Ustadzah Mumpuni dan melihat langsung peresmian Mushola Al Mukminin," ungkap Sibeng, warga setempat.

Dikatakan oleh Siswanto, penggiat sosial Komunitas Berkah Sedekah Pemalang, pihaknya selalu memberikan santunan pada anak yatim piatu dan juga membantu perbaikan tempat ibadah yang ada di Kabupaten Pemalang.

"Dana yang terkumpul pada kami, langsung disalurkan kepada anak yatim piatu, serta membantu perawatan dan perbaikan tempat ibadah. Bahkan kami juga memberikan perbaikan bagi warga yang rumahnya tidak layak lagi", jelasnya.

Sementara itu, menurut Sutikno, Kepala Desa Sokawangi, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengatakan, pihaknya berterimakasih pada semua pihak yang membantu kelancaran pembangunan Mushola tersebut dan juga berharap kedepannya menjadi salah satu sarana dan prasarana beribadah bagi warga masyarakat sekitar dan juga sebagai tempat menyebarluaskan pendidikan Agama Islam, seperti mengaji, baca tulis Al Qur'An, Tadarus, hingga Tarawih.

"Harapannya agar selalu menjadi tempat penyebarluasan Agama Islam bagi warga masyarakat dan juga sebagai tempat beribadah yang meliputi mengaji, BTQ, Tadarus, bahkan tarawih", tandasnya.(Dentang)

Nguri-nguri Kearifan Lokal Dengan Sedekah Bumi
Dibaca 0 kali

By On 12:42 AM


Pemalang –  Guna menguri-nguri budaya leluhur, masyarakat Desa Limbangan mengadakan upacara “Sedekah Bumi” yang telah menjadi tradisi secara turun temurun.Karena itu masyarakat Desa Limbangan, Kecamatan Ulujami, Kab. Pemalang melaksanakan selamatan sedekah bumi yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Limbangan pada Jum’at (26/7/2019).

Kegiatan tersebut merupakan perwujudan rasa syukur masyarakat Desa Limbangan atas rizki yang telah diberikan oleh Allah SWT. Hadir pada acara ini masyarkat desa serta tokoh-tokoh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Limbangan Siswoyo ketika dimintai keterangan oleh awak media mengungkapkan, rasa terimakasih kepada warganya ,"Tujuan diselenggarakan nya acara tersebut tidak lain adalah terutama bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan YME.  Saya pribadi beserta jajaran desa  terima kasih yang sedalam - dalamya, atas partisipasi dan dukungan semua lapisan masyarakat disini, sehingga acara dan kegiatan ini ( Sedekah Bumi ) bisa berjalan sesuai harapan kita bersama," katanya.

"Mudah - mudahan ditahun depan bisa semakin meriah dan meningkat hasil bumi semakin lebih baik lagi "tentunya rasa syukur kita lebih ditingkatkan,” pungkas Siswoyo.*          
         
Reporter : Aim/Rae               
Editor      :  Jp

Kades Terpilih Tahun 2018 Diberi Pembekalan
Dibaca 0 kali

By On 11:12 PM

Pemalang – Sebanyak 172 Kepala Desa (Kades) terpilih tahun 2018 mendapat pembekelan dari Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Pemalang tentang tata kelola pemerintahan desa yang digelar di hotel The Winner Pemalang pada Kamis (25/7/2019).

Adapun yang menjadi nara sumber yaitu Kepala Dispermasdes Kabupaten Pemalang Drs. Tutuko Raharjo, M.Si, Kepala Dispermadesdukcapil Porvinsi Jawa Tengah Ir. Sugeng Riyanto, M. Sc dan Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Joko Mulyono, S.STP, M.Si.
Kepala Dispermades Kabupaten Pemalang dalam sambutannya menyatakan bahwa desa adalah penyelenggara urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dan sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”Adapun pengertian Kades yaitu Kades dibantu oleh perangkat desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tenga Ir. Sugeng Riyanto, M.Sc dalam paparannya mengatakan bahwa desa itu adalah kesatuan masyaratkat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyrakat setempat bedasarkan prakarsa masyrakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihomati dalam sistem pemerintahan NKRI sebagai satu kesatuan masyarakat hukum menggamgarkan bahwa desa merupakan subyek hukum.

“Posisi desa sebagai subyek hukum menjadikan desa memiliki hak dan kewajiban terhadap aset atau sumberdaya yang menjadi miliknya,” kata Sugeng.(roji)