Kabar Terkini

Iklan

Iklan

Pendidikan

Ekonomi

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ada Misteri Dibalik SMK Nusantara 1 Comal

Dibaca 0 kali
Iklan


Jurnalpemalang.com, Pemalang - Heboh OTT (Operasi Tangkap Tangan) terhadap oknun LSM yang terjadi di Jl. Gurame Widuri  Pemalang masih menyisakan sebuah pertanyaan Besar.

Transaksi maut tersebut melibatkan banyak SMK swasta di Pemalang dan beberapa SMK di luar Pemalang, sehingga menimbulkan pertanyaan besar dibalik itu semua..

Salah satu sekolah yang kami temui yaitu SMK Nusantara 1 Comal Pemalang yang rela menggelontorkan dana 40 juta rupiah kepada oknum LSM yang saat ini sudah diamankan di Polres Pemalang dengan sangkaan Pemerasan.

Ditemui saat itu, humas SMK Nusantara 1 Comal menjelaskan kronologis tentang pemberian uang tersebut terhadap oknum LSM.

"Sekolah kami didatangi beberapa orang yang mengaku dari LSM Tipikor dengan menyampaikan tuduhan bahwa di sekolah kami telah terjadi penyimpangan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah)," ungkapnya.

Saat diwawancarai wartawan jurnalpemalang.com humas SMK Nusantara 1 Kartono menyampaikan kepada oknun LSM siap dilaporkan ke penegak hukum atau disimpulkan Pihak SMK Nusantara 1 Comal membantah tuduhan tersebut.
Lebih lanjut Kartono menjelaskan bahwa oknum LSM ternyata betul melaporkan ke Polres Pemalang dan kami mendapat undangan dari Pihak Polres Pemalang untuk klarifikasi.

Merasa kami akan direpotkan hal tersebut kami dari Pihak SMK Nusantara 1 Comal memutuskan untuk mendatangi oknum LSM tersebut di tempat yang disepakati yaitu di kantor salah satu pelaku di Widuri Pemalang untuk memenuhi permintaan dari oknun LSM tersebut dan mengabulkan permintaan LSM tersebut berupa pemberian uang 40 juta rupiah dengan harapan oknum LSM tersebut tidak memperpanjang permasalahan tersebut.

Ketika wartawan Jurnalpemalang.com menyampaikan pertanyaan "Apa alasan SMK Nusantara 1 Comal mau memberikan uang 40 juta rupiah kepada oknun LSM, padahal pihak sekolah merasa tidak ada penyimpangan terhadap dana BOS yang di kelola?"

Atas pertanyaan tersebut Pihak SMK Nusantara 1 Comal pun terkesan enggan menjawabnya dan menyampaikan, "Kepsek kami baru mas, sudah terlalu banyak tekanan... Kasian" ungkap Kartono.

"Kami berharap teman teman media dapat memahami posisi kami, kami korban mas.Seperti halnya sekolah-sekolah yang lain," ujarnya.

Tidak ada klarifikasi dari pihak SMK Nusantara 1 Comal menjadikan sebuah pertanyaan besar tentang uang 40 juta yang rela diiberikan kepada oknum LSM tersebut.

"Ada apa sebenarnya dengan SMK Nusantara 1 Comal ?"

Pertanyaan tersebut layak diungkapkan pada publik agar membuahkan sebuah jawaban yang logis sebagai jalan membersihkan dunia pendidikan dari korupsi. (red)

Iklan
Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »