Kabar Terkini

Iklan

Iklan

Pendidikan

Ekonomi

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapolres Pemalang Hadiri Pengajian Yang Digelar Jama’ah Wathaniyah

Dibaca 0 kali
Iklan

Jurnalpemalang.com, Pemalang – Kapolres Pemalang AKBP Nona Pricillia Ohei, SIK, SH, MH menghadiri acara pengajian dan silaturahmi dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh jama’ah Thariqah Nahdliyah (Wathoniyah) di masjid Ibrahim Al Jami’i Desa Danasari Kec. Pemalang Kabupaten Pemalang pada Minggu (6/1/2019) siang, yang dihadiri 5 ribu jama,ah.

Selain dihadiri Kapolres, turut hadir Dandim 0711 Pemalang Letkol INF Edy Supriyadi,S,.S,.M,.M,.M,.Tr (Han), Kabag. Ops. Polres Pemalang Alkaf Chaniago, SH, MH, Danramil Pemalang Kapten Arm Eko Budiharjo, Kapolsek Pemalang AKP I ketut Mara, SH, Kepala Desa Danasari Maknun, Babinsa Serka Maarif, Bhabinkamtibmas Desa Danasari Brig Daniel Hardiyanto, Perangkat dan Kadus Desa Danasari serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Adapun yang menjadi pembicara adalah Habib Muhdor Ahmad Assegaf dari Pemalang, Kyai Samlawi Bin Sahmari dari Pemalang dan Sayyidina Assyeikh Al habib Al  Walid KH Muhammad Luthfi Bin Ali Hasyim Bin Yahya dari Pekalongan.

Sayyidina Assyeikh Al Habib Al Wahid KH. Muhammad Luthfi Bin Ali Hasyim Bin Yahya dari Pekalongan dalam tauziahnya menyampaikan bahwa penyakit hati dan fisik akan menumpuk bila iman manusia lemah. Manusia yang ingin melahirkan mahabah, mawadah dan warohmah dengan kecintaan kepada Nabi Muhammad Swt maka akan memunculkan prasangka yang baik.


Habib Lutfi mengatakan siapa yang mengucapkan kalimat laillahailallah akan masuk benteng dan selamat dari siksa neraka dari Allah swt.

“Bila kita mengucapkan kalimat laillahailallah maka lisan akan terjaga dengan baik,” katanya.

Habib menghimbau agar doa sebelum makan untuk mengajak peduli terhadap sesama manusia, sehingga rejeki yang diterima mendapatkan keberkahan dari Allah swt

Manusia yang mengendalikan diri dari hawa nafsu akan terjaga lisannya.

Hoax yang saat ini sedang terjadi dengan tujuan ingin memecah belah umat islam, dan umat beragama pada umumnya. Indonesia adalah negara yang subur dan makmur serta memiliki banyak ulama, banyak pihak yang ingin memecah belah bangsa Indonesia dengan cara menurunkan kepercayaan pada Ulama, pemerintah dan TNI-Polri.

Bila masyarakat tidak percaya pada Ulama, Pemerintah dan TNI-Polri, maka pertahanan dan keamanan nasional akan goyah dan mudah dikuasai. Nabi Muhammad Saw diberi kesempatan untuk melihat keadaan kaumnya oleh Allah Swt, bila umatnya dalam keadaan pecah belah maka Nabi Muhammad Saw akan merasa sedih.
Habib Lutfi menjelaskaa bahwa ilmu Thoriqoh bukan untuk ajang politik, tapi untuk benteng di akhirat sehingga mendapatkan keselamatan, menjadi bersih hatinya serta lisannya menjadi baik ketika dipanggil oleh Allah Swt.

Acara berjalan lancar, aman dan kondusif  dengan pengamanan terdiri dari TNI  4 personil, Polri  73 personil, Linmas 5 personil dan Banser  30 personil. (Re)



Iklan
Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »