Kabar Terkini

Iklan

Iklan

Pendidikan

Ekonomi

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

"Nguri Uri Budaya Jawa" Melalui Pentas Seni Karawitan Malam Selasa Kliwon

Dibaca 0 kali
Iklan

Grup Karawitan "Guyub Rukun", dari Kecamatan Warungpring, tampil memukau para penonton dengan lantunan musik Keroncong yang merdu dengan iringan gamelan
Pemalang - Lantunan irama alat musik "Gamelan", terdengar merdu dari Pendopo Kabupaten Pemalang, saat ini Senin (18/2).Beragam lagu keroncong seperti Prahu Layar, Gambang Suling, hingga Sinom pun seakan membawa para penonton penikmat musik keroncong. Syair demi syair lagu terdengar selaras sesuai irama Gamelan.

Diungkapkan oleh budayawan senior yang sekaligus pemilik sanggar seni Kaloka, Ki Kustoro, mengungkapkan, kegiatab yang sederhana ini juga sebagai upaya memelihara, melestarikan kebudayaan Jawa yang kini kian terkikis oleh kemajuan jaman.

"Pentas seni karawitan malam selasa kliwon ini sebagai perwujudan Nguri uri budaya jawa dengan kata lain, kegiatan ini sebagai bentuk memelihara kebudayaan jawa ditengah masa millenial ini,"  katanya.

Kemerduan suara para "Sinden" (penyanyi keroncong.red) terlihat membawa para pengunjung penggemar musik keroncong seakan ikut serta menyanyikan setiap lagu yang dibawakannya.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Arifin, melalui Kepala Seksi Kesenian, Dwi Anggono, pemerintah selalu mendukung, membina, melatih, serta mengakomodir semua kegiatan seni budaya.

"Oh iya sudah tentu, Pemerintah Kabupaten Pemalang, selalu mengakomodir, mendukung, melatih, hingga membina semua kegiatan seni budaya, agar tak lekang oleh waktu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pria yang lebih akrab disapa "Pak No" ini, tampak bangga ketika kesenian Karawitan Kabupaten Pemalang dapat mewakili Provinsi Jawa Tengah, untuk "Unjuk Gigi" dalam Pentas Budaya di Taman Mini Indonesia Indah dan berhasil di rangking 10 besar se-Indonesia.

"Oh ya bangga mas, karena kami mewakili Jawa Tengah diajang Nasional di TMII dan meraih rangking 10 besar se-Indonesia," nimbuhnya.

Mengakhiri pembicaraannya, Dia berharap agar generasi millenial dapat meneruskan upaya 'Nguru uri Budaya Jawa sebagai realisasi Pendidikan Karakter Bangsa'. (Dentang)

Iklan
Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »