Kabar Terkini

Iklan

Iklan

Pendidikan

Ekonomi

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gebyar Pentas Seni SMPN 3 Pemalang, Ajang Kreatifitas dan Harapan Menggapai Masa Depan Lebih Baik

Dibaca 0 kali
Iklan

Kepala Sekolah SMPN 3 Pemalang Agus Susilo, SPd, MPd (berdiri ditengah.red), saat berfoto bersama para siswa siswi kelas IX.
Pemalang - Senyum indah terpancar dari para siswa siswi SMPN 3 Pemalang di pagi ini. Senyum indah diiring sinar mentari pagi yang nampak kompak dengan langit cerah di atas Kabupaten Pemalang. Suasana tersebut bertambah hangat dengan lenggak lenggok para siswa yang menampilkan tarian tradisional jawa.

Dikatakan oleh Andra, salah seorang siswi kelas 9, dirinya senang menjadi bagian dari SMPN 3 Pemalang dan akan selalu mengingat masa saat menimba ilmu di sekolah tersebut.

Penampilan siswa pada acara pentas seni SMPN 3 Pemalang (27/4).
"Tak terasa sudah tiga tahun saya menimba ilmu di sini, bahagia dan tentu saja sangat senang sekali dapat menjadi bagian dari keluarga besar sekolah ini, akan selalu rindu dengan semua hal di sekolah ini," ungkapnya.

Sementara itu, menurut Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Pemalang, Agus Susilo, SPd, MPd., Gebyar Pentas Seni tersebut diselenggarakan guna sebagai pengingat para siswa yang akan meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih baik lagi, dengan harapan selalu jadi suri tauladan bagi keluarga, dan orang lain, serta tidak mudah terjerumus pada hal yang negative seperti narkoba, dan lain lain.

"Harapan saya, siswa bisa meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih baik, tidak terjerumus pada hal negative, dan tentu saja selalu ingat pada sekolah ini," katanya.

Tidak hanya tarian tradisional saja, gebyar pentas seni tersebut juga diwarnai dengan penampilan grup band para siswa yang menampilkan lagu masa kini.

"Penampilan siswa ini juga sebagai wujud realisasi pendidikan karakter bangsa, karakter diri. Bagaimana tidak, kami selalu mengajarkan para siswa untuk tetap memelihara seni budaya tanpa terpengaruh pada kemajuan jaman yang seakan mengikis minat para generasi millenial untuk menekuni seni budaya," pungkas Agus Susilo mengakhiri. (Dentang)

Iklan
Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »