Kabar Terkini

Iklan

Iklan

Pendidikan

Ekonomi

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gara-gara Bela Pedagang, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Buah Hampir Bentrok Dengan Pengeleloa Pasar

Dibaca 0 kali
Iklan

Pemalang -  Peristiwa tersebut bermula ketika ada seoarang pedagang di pasar buah Pemalang yang disuruh mengosongkan tempat jualannya oleh pengelola pasar pada Jum’at (21/6/2019) tanpa alasan yang tidak jelas, sehingga membuat pedagang merasa tidak nyaman, dan karena hal itulah pedagang mengadukan hal tersebut kepada Ketua Paguyuban Pedagang Buah dan Sayur Pemalang Nur Pandi. Mendengar hal tersebut Nur Pandi akhir melakukan aksi seperti yang telah diberitan pada Jum’at (21/6/2019) lalu. Hal tersebut diungkapkan oleh Nur Pandi ketika beberapa awak media bertemu di ruang kerjanya  pada Senin (24/6/2019).

Dalam perbincangan  Nur Pandi menjelaskan, kejadian kemaren adalah merupakan aksi pembelaan dia terhadap pedagang sayur yang mengadu kepadanya, bahwa pedagang tersebut disuruh menutup lapak dagangan oleh pihak pengelola pasar tanpa sebab yang jelas.

“Kejadian kemaren adalah merupakan aksi pembelaan saya terhadap pedagang sayur yang mengadu kepada saya, bahwa dirinya di suruh menutup lapak dagangan oleh pihak pengelola pasar tanpa sebab yang jelas,” katanya.

Lebih jauh Pandi meceritakan saat terjadi perintah pengosongan terhadap pedagang, dia sedang tidak ada di tempat.Namun ia mendapat telpon dari pedagang yang disuruh mengosong tempat jualannya, merasa diri merupakan perwakilan dari pedagang ia pun bergegas kembali ke pasar untuk membantu pedagang yang sedang menghadapi masalah. Dan akhirnya terjadilah peristiwa sebagaimana yang diberitakan pada Jum’at (21/6) lalu.

“Saya langsung emosi begitu mendengar kabar tersebut dari pedagang yang menghubungi saya lewat telepon dan tampak terdengar ribut ribut di lokasi tersebut,karena saya merasa perwakilan dari pihak pedagang jadi saya terpanggil untuk mengklarifikasi hal tersebut sehingga saya nyaris bentrok, dan saya pastikan itu tidak mungkin terjadi,” pungkasnya kepada media.

Hal tersebut diiakan oleh  pedagang pasar sayur Pasar Buah Pemalang saat dikonfirmasi di tempat jualannya, “Saya berjualan inginnya nyaman tidak ada ganguan apapun, jadi saya merasa terganggu disuruh mengosongkan lapak dagangan sedangkan dagangan saya banyak, sehingga saya mengadukan hal ini kepada Ketua Paguyuban Nur Pandi dengan harapan untuk menyelesaikan hal ini,” tuturnya kepada media.

Selain itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Buah Pemalang Nur Pandi juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Pemalang, Kepala Diskoperindag Kabupaten Pemalamg dan kepada warga Kabupaten Pemalang khususnya  masyarakat Kota Pemalang atas insiden yang terjadi pada Jum'at (21/6/2019) siang yang berita sempat viral.
Pandi juga mengajak rekan-rekannya agar menjada kondisifitas dan ketertiban pasar.

" Saya atas nama Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayu Kabupaten Pemalang menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Bupati Pemalang dan Bapak Kepala Diskoperindag juga kepada warga masyarakat khususnya warga Kota Pemalang atas insiden Jum'at kemaren yang menjadi berita viral di media online, dan saya mengajak kepada rekan-rekan pedagang  untuk menjaga kondisifitas dan ketertiban demi kelancaran dan kemajuan perekonomian melalui Pasar Buah dan Sayur di Kabupaten Pemalang ini, permobonan maaf ini atas nama saya dan seluruh pengurus paguyuban,"  pungkasnya.*

Reporter : Roji/Arifin/rae
Editor      : Oji

Iklan
Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »