Kabar Terkini

Iklan

Iklan

Pendidikan

Ekonomi

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ikuti Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan, 123 Peserta Tampak Penuh Konsenterasi

Dibaca 0 kali
Iklan

Pemalang - Sebanyak 123 peserta siswa siswi sekolah menengah pertama baik sekolah negeri maupun sekolah swasta mengikuti lomba cerdas cermat bertemakan kebudayaan. Lomba cerdas cermat yang dimaksudkan agar para peserta bisa menjaga, merawat, melestarikan, mengembangkan kebudayaan asli dalam negeri tanpa terpengaruh kebudayaan dari luar negeri ini diadakan di winner Convention Center, jalan Ahmad Yani, Pemalang. Tidak hanya itu saja, para peserta yang berasal dari 41 sekolah negeri dan swasta ini juga didampingi 41 pengajar dari masing masing sekolahnya.

Dikatakan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Akrom, lomba cerdas cermat tersebut dimaksudkan agar para peserta bisa tetap melestarikan, menjaga, mengembangkan kebudayaan asli dalam negeri.

"Jaman sekarang bisa dikatakan para generasi muda penerus bangsa dan negara, sedikit lupa akan kebudayaan asli Indonesia. Untuk itu kami ingin mengajak para generasi muda untuk tetap menjaga, merawat, melestarikan, mengembangkan kebudayaan asli agar tidak terganti dengan kebudayaan luar negeri," ungkapnya.

Para siswa siswi dari 41 sekolah se'Kabupaten Pemalang ini dihadapkan dengan 100 buah soal pilihan ganda dan 3 soal essay (uraian.red), dengan durasi pengerjaan soal yakni 75 menit. Para perserta yang terbagi dalam tim ini tampak konsenterasi mengerjakan setiap materi soal lomba cerdas cermat. Setiap tim yang beranggotakan 3 siswa ini juga tampak kompak mengerjakan materi soal dihadapan para pengawas lomba.

"Untuk waktu pengerjaan soal yakni 75 menit dengan 100 soal pilihan ganda dan 3 soal essay, totalnya 103 soal," terangnya.

Dikatakan lebih lanjut, kebudayaan tidak hanya berupa tari, wayang, cerita asal usul kerajaan, pakaian tradisional. Sopan santun, tutur kata, tingkah laku, perbuatan juga merupakan kebudayaan.

"Yang dimaksud kebudayaan itu tidak hanya berupa tarian, pewayangan, asal usul kerajaan, bahkan pakaian tradisional. Sopan santun, tutur kata, hingga tingkah laku dan perbuatan pun termasuk dalam kebudayaan. Itulah yang jadi salah satu tujuan kami mengadakan lomba cerdas cermat ini," imbuhnya.

Mengakhiri obrolan singkat kami, Akrom mengatakan, para peserta akan memperebutkan 6 buah juara, yakni juara 1, 2, 3., juara harapan 1, 2, 3 dan nantinya akan diikutkan dalam perlombaan yang sama namun tingakat Provinsi Jawa Tengah. (Dentang)

Iklan
Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »